Total Tayangan Halaman

Senin, 14 Desember 2009

TUMPENG TSURAYYA





Alhamdulillah, jadi juga buat tumpengnya. Setelah browsing sana-sini nemu juga blog alleykitchennya mbak Lisa. Ternyata di blog ini mbak Lisa nampilin tumpeng bukan hanya yang berbentuk gunungan saja, tapi modifikasi lainnya juga ada dan cantik-cantik.


Dan ini menginspirasiku intuk berani mencoba membuat sendiri, walaupun entah apa jadinya dan rasanya. Yang penting keinginan harus dibuat dulu.



Kebetulan arisan keluarga Desember ini dirumahku. Dan tanggalnya berdekatan dengan tanggal lahir anak ketigaku, Widya Tsurayya 15 Desember. Peringatan yang ke 4. Walaupun kalau saatnya disatukan hari kelahiran anakku jadi maju 2 hari. Gak papalah kata mas Dodi, biar waktunya, tenaganya, dan pengeluarannya efektif. Tak perlu ngundang saudara khusus untuk hari Milad Tsurayya. Sekalian tamu-tamunya pada datang sendiri.

Sehari sebelumnya sudah dipersiapkan lauk-lauknya. Pagi tinggal buat nasi kuningnya, goreng ayam dan menyusun hingga jadi tumpeng cantik. Tapi ala kulihal, pas persiapan lauk itu aku harus kerjakan sendiri semuanya. Mulai dari belanja (ditemani Tsurayya) racik-racik sampai matenginnya. Mas Dodi yang sekiranya bisa bantu untuk pegang anak-anak dan urusan lain, ternyata diminta oleh rekannya untuk menemani dalam acara tunangan/ lamaran. Ya udah otomatis gak bisa bantuin. Ceritanya tambah lengkap lagi, disaat asyik masak tiba-tiba turun hujan deras. Buru-buru ambil jemuran kebetulan jemuran tinggal sedikit yang tersisa, lainnya sudah diangkat sama Azhari dan Zaky. Tapi yang sedikit ini emang susah, nyangkut hangernya (maklum hanger modifikasi), sehingga badan ini harus rela terkena air hujan. padahal resikonya pasti masuk angin bila kehujanan. (tapi orang nggak minta kehujanan kok ya, pas rejekinya aja )

Masuk lagi, nerusin lagi masaknya. Gantian dapurnya yang bocor karena hujan angin, ........ walah-walah ....... emang gini adatnya kalu hujan angin. Sabar deh, hujannya juga berhenti kok kalau sudah selesai tugasnya.

2 komentar:

  1. Alhamdulillah, walaupun Mas Dodi tidak bisa bantu, Tumpeng tetap berjalan Sukses !! Selamat yah Say ... siapa dulu dong suaminya .. hehehe

    BalasHapus
  2. Alhamdulillah, suami selalu mensupport kegiatan istri. Walau gak selalu saat itu juga, tapi bisa dilakukan di lain hari.

    BalasHapus